#Hidup Berkehidupan

Karena Hidup Tak Hanya Tentang Saya

Fanaticoffee Surken: Ruang Jeda dan Makna di Tengah Kecepatan Hidup

Di tengah hidup yang bergerak cepat, Fanaticoffee Surken menjadi ruang jeda bertemu, berbincang ringan, dan mengisi ulang energi bersama orang-orang yang membawa makna dalam kehidupan.

Bertemu Bercerita Merawat Jiwa

Minggu lalu aku nobatkan sebagai salah satu terbaik waktu. Di tengah pergerakan super cepat kehidupan, ada beberapa hadiah manis yang memetakan rasa sukacitaku. Salah satunya, kemenangan seorang kawan blogger Latipah Rahman (Lala) menang menulis Ramadan Bercerita.

Dan beberapa hadiah manis dari hidup yang membuatku lebih segar menghadapi waktu. Di antara itu, hadir ide pertemuan yang memang selalu di agendakan. Bertemu, bercerita satu cara merawat jiwa.

Recharge energi.

Karena itu walau dengan setumpuk tanggungjawab yang tidak pernah habis dikerjakan, bertemu dan bercerita dengan orang-orang yang tepat seperti sesuatu hal yang wajib dan menjadi oase langkah.

Baca juga: Bagaimana Teras Sapa Berjalan – Setiap Cerita Layak Mendapat Ruang – Berani Membuka diri?

Hingga Jumat, 01 Mei 2026 jam 9 pagi di Fanaticoffee surken, waktu dan tempat kami sepakati. Bertepatan di hari buruh. Awalnya bertemu hanya dengan dua orang kawan, dan setelah mendekati waktu ada dua orang kawan lainnya juga akhirnya ikut mau bergabung.

Rasa sukacitaku semakin penuh, terasa pertemuan ini akan membawa energi baik.

Baca juga kisahnya ditulis Rere di sini: Surya Kencana, Secangkir Kopi dan Obrolan Ringan Bersama Kawan Halaman all – Kompasiana.com

Fanaticoffee Surken
Fanaticoffee Surken

Fanaticoffee Surken Sebagai Ruang Jeda di Tengah Kecepatan Hidup

Pagi itu aku sedikit terlambat berangkat, cuaca di pagi itu terbilang cukup panas dan sambil menunggu kereta ke arah Bogor, aku berpikir sepertinya nanti menuju tempat yang ditentukan, perlu naik taxi online.

Kemudian dalam perjalanan dengan kereta api saat itu terasa tidak senyaman biasanya, karena long weekend keretanya sangat penuh dan aku mendapatkan tempat duduk setelah pertengahan perjalanan.

Sampai di stasiun Bogor dan melihat jalanan begitu padat, akhirnya memutuskan naik ojek online. Lebih menerima terik matahari dari pada terjebak macet. Benar saja, keputusanku sangat tepat, dalam perjalanan, jalanan begitu padat dan dengan perjuangan akhirnya sampai ditempat tujuan.

Fanaticoffee Surken
Fanaticoffee Surken

Surya Kencana (Surken) memang area favorite di Bogor bagi pencinta kuliner. Sudut kota dengan bangunan tua mendominasi area dan dengan jajanan serta makanan legendaris menjadi daya tarik tersendiri di area tersebut.

Di antara kuliner yang selalu dicari, ada satu tempat yang menurutku cukup manis menjadi tujuan jika beredar di Surken. Fanaticoffee Surken, ketika bertemu dengannya senyumku hadir, interiornya penuh dengan nuansa jadul.

Hampir setiap sudut dan dinding hiasi dengan gambar atau peralatan bernuansa jadul. Sambil berdialog dengan Lala, kawanku yang pertama hadir, mataku menjelajahi setiap sudut ruangan. Tempatnya cukup luas dan asyik untuk menjadi tempat bertemu dan berdialog santai.

Fanaticoffee Surken
Sudut Fanaticoffee Surken

Setelah waktu berjalan, akhirnya semua kawan datang. Ada Lala, Fajar bersama istri dan putrinya, Rere dan Isti dengan putri bungsunya. Suasana semakin ceria dan waktu berjalan dengan begitu cepatnya.

Ada satu kesempatan, aku berkeliling area dan mataku berhenti di sudut terdapat alat musik jadul, sebuah organ yang membangkitkan banyak kenangan. Di atasnya bertengger TV kecil jadul, menambah rasa yang telah berlalu hadir kembali.

Benar adanya, satu barang memberi kenangan dan pengingat sebuah cerita.

Fanaticoffee Surken, satu tempat yang bisa menghadirkan banyak kenangan. Jika ditanya soal kopi, makanan, buatku masih sesuai dengan harganya. Menu yang ditawarkan-pun cukup beragam.

Soal pelayanan, saat itu cukup puas walau mungkin karena sangat ramai ada beberapa orderan terasa lambat datangnya. Tapi buatku itu wajar karena long weekend saat itu sungguh hari yang sangat padat.

Baca juga: Kopi Ranin Bogor: Sudut Teduh dan Pitutur Sederhana di Minggu Awal Oktober

Fanaticoffee Surken
Fanaticoffee Surken

Bertemu dan Bercerita untuk Mengisi Energi Kehidupan

Pertemuan kali ini sungguh begitu beragam topiknya. Tentu saja karena kami blogger, yang menjadi topik selalu berkaitan dengan tulisan. Terlebih saat itu ada rasa bahagia menyelimuti karena Lala menang lomba dengan berhadiah umroh.

Begitu ragam cerita dan ditengah ringannya dialog, terselip juga beberapa hal yang cukup mendalam. Ingat betul di saat Fajar sholat Jumat, tanpa terasa topik mengarah pada persoalan pasangan, usia dengan segala polemiknya.

Di tengah itu, aku juga sempat bertutur soal makna kehidupan. Bagaimana era saat ini begitu mudah dan banyaknya pengetahuan, tetapi keringnya makna.

Tahu tetapi belum tentu memahami, terlebih apa makna kejadian bagi insan itu sendiri. Kadang kata menangis belum tentu itu sedih. Setiap hal punya makna tersendiri. Bisa jadi satu kejadian yang sama belum tentu punya makna sama bagi orang yang berbeda.

Baca juga: Ruang Makna yang Perlu Dirawat di Tengah Kecepatan Dunia: 5 Hal Penting dalam Hidup

Karena dibutuhkan untuk ruang temu dan bercerita, satu langkah untuk mengisi energi kehidupan di tengah kecepatan dunia. Dengan bercerita, kadang yang terasa penuh akan terurai mengarah pada tempat yang tepat.

Dan Jumat awal Mei lalu, satu momen yang buatku sungguh menghadirkan energi baik, sebuah pertemuan dengan ragam dialog dan penuh makna.

Memetakan Rasa dan Makna Hidup Lewat Dialog Sederhana

Dalam kesempatan hari itu, ada yang membuatku semakin hangat ketika kembali terbukti, bahwa setiap pertemuan menghadirkan tujuan.

Setelah selesai berkumpul di Fanaticoffee Surken, aku dengan dua orang kawan lanjut ke tempat lain. Dua kawanku mencari tempat sholat dan setelah itu kami mencari makan.

Kemudian sehabis makan, kami memutuskan pulang dan hujan rintik hadir menemani kami menunggu angkot penuh yang mengantar ke arah ke stasiun. Dalam perjalanan kembali ke Jakarta, aku dan seorang kawan bercerita, tanpa sadar mengarah pada kedalaman kisah tentang luka.

Saat itu, logika dan rasaku terpadu dan merasa bersyukur diberi kesempatan oleh waktu, untuk merangkul kisah membawanya pada satu perawatan. Mungkin tidak banyak, karena terbatasnya waktu, tetapi melalui dialog sederhana dalam perjalanan dalam kereta, ada rasa yang dirawat.

Harapannya, apa yang sudah dipetakan dengan dialog itu, mampu menghadirkan satu langkah pemulihan atas prasangka atau asumsi pada waktu ataupun hidup. Membawa kesegaran jiwa.

Baca Juga: Peta Rasa Sukacita: Merawat Rasa dalam Series Refleksi Rabu Hidup Berkehidupan

Akhirnya

Cerita pertemuan di Fanaticoffee Surken menghadirkan banyak rasa bahagia. Selain menambah energi dengan bercerita, ada sentuhan makna mendalam di ujung pertemuan dalam perjalanan kembali ke Jakarta.

Setiap pertemuan menghadirkan tujuan
dan setiap tujuan menghadirkan makna

Aku menutup cerita pertemuan ini dengan kalimat tersebut. Terima kasih sudah membaca sampai selesai dan menurutmu, apa yang tercermin dalam tulisanku kali ini? Yuk bagi pandanganmu di kolom komentar.

Pasar Minggu, Mei 2026
Ditulis bersama teduhnya waktu untuk series Rabu, Peta Rasa Sukacita

Kasih Semangat

Mungkin tulisanku tidak sempurna tapi jika itu menyegarkan, kamu suka, iklas membuatku lebih rajin menulis dengan berbagi rejekimu, silahkan ya.

GoPay, +6281317616161

artikel lainnya

12 Responses

  1. Banyak-banyak terima kasih karena Mba Nik meluangkan waktu berharganya untuk merapat ke Bogor. Aku jujur lupa kalau tanggal 1 Mei itu tanggal merah, jadi maafkan bila memilih tempat yang cukup crowded. Meski begitu, benar adanya kalau Fanaticoffee Surken ini sangat menarik. Terutama menyediakan banyak space untuk memajang barang jadul. Bikin nostalgia.

    Apalagi obrolan bareng blogger, terkait kepenulisan yang selalu bikin menggebu-gebu. Semangat banget rasanya. Makasih ya sudah bantu doa biar aku umroh, Alhamdulillah lewat kompetisi Ramadan bercerita, aku bisa wujudkan satu wishlist yang sering di semogakan setiap salat.

    Perjalanan pulang, tidak kalah berarti ya Mba. Bersyukur bisa jadi jembatan untuk mendengarkan cerita dari kawan terkait luka, semoga ada solusi terbaik dan rasa nyaman setelah berdialog. Kadang yang dibutukan ruang di dengar ya Mba. Makasih sudah bercerita sedemikian rupa, selalu ada makna yang dapat di petik. Sehat selalu dan lancar setiap urusan Mba Nik.

  2. Sebenarnya Fanaticoffee Surken ini bagus banget tempatnya mbak, punya semacam vibes klasik yang dituangkan dnegan sebegitu epic-nya. Trus makanannya pun enak-enak yaa. Pantes aja mereka ga pernah sepi, dari awal kedatangan sampe pulang tuh rame terusss..
    Sayang, area Indoornya tuh kurang gede ya. mereka malah banyakin area terbuka / smoking nya. Padahal kaloo aja bisa disana, kayaknya bisa lebih seru lagi nih kita, hahaha. Tapi mboh, kalo ketemu perokok mah skipppp..

    Ku juga takjub sama jajanan di Surken tuh beneran bervariasi dan lengkap bangetttt ya. Pantes aja ada banyak banget pengunjungnya pas hari libur. Mantab lah.

    Hayu, next mau kemana nih kita?

  3. Berkumpul, bercerita, bahagia. Itulah kesan2 cerita kali ini. Berawal dr group WA yang selalu rame tiap hari, berujung ke pertemuan utk mencicipi kulineran nikmat sambil ngopi. Ternyata pertemuan itu sekaligus bs utk recharge diri. Demi mencapai kebahagiaan hakiki. Ealaah bs puitis jg aku. Wkwkw

    Ahhh udh lama bgt ga ke Surken. Terakhir tahun berapa yak ikutan festival Cap Go Meh sampe malam di situ. Sekalian cicipin kulineran khas Imlek di klenteng. Ahhh seru jg tuh kalo ketemuan di sana pas Imlekan nanti. Hehe.

  4. Cafenya vintage banget yaa,,,saya tuh suka dengan hal-hal yang berbau klasik. Kalau saya ke Bogor sepertinya akan saya sempatkan mampir lagi ke Surken ini. Surken memang menarik baik dari bangunan bangunan yang ada disana begitu pun kulinernya. Menarik banget. Gerbang Surken ini suka kelewatin kalau dari Botani mau ke Stasiun. Seneng yaa bisa meet up dengan sesama kawan blogger, bertukar kabar dan cerita,,,,seru sekali,,,

  5. Ini yang namanya silaturahmi membawa rejeki. Karena berjumpa dan menghabiskan waktu dengan teman se frekuensi memberikan rasa bahagia. Menarik juga Fanaticoffee Surken, saya beberapa kali ke Surken tapi belum pernah kesini. Boleh juga nanti dicoba kalau ke Bogor.

  6. Pastinya dari setiap pertemuan ada saja cerita dan pengalaman yang menghadirkan tujuan ke arah lebih baik. Di sini ini manisnya silaturahmi dengan rekan sejawat yang se-frekuensi, jadinya menebarkan aura positif yang bersemangat. Sehat-sehat selalu untuk semua

  7. Senang sekali rasanya bisa berjumpa dengan teman-teman blogger yang membawa cerita dan inspirasi semoga kebahagian menyertai kita semua

  8. Nuhun ka Nik..
    Aku selalu berterima kasih banyak-banyak sama ka Nik yang menemukan banyaknya kedalaman rasa dari setiap apapun yang dialami dan ditemui.

    Dalam hidup yang serba instan dan serba cepat ini, aku khawatir kita “mematikan” rasa ini.. dan aku jadi paham bahwa penting sekali merawat rasa.

    Jeda sejenak..
    Membuat kita menyadari kalau ada hikmah yang bisa diambil dari sebuah pertemuan.

    Hiruk pikuknya dunia kadang mengaburkan rasa itu.
    Dan seringnya mengabaikan “pesan” yang mendalam ini akan membuat kita mati rasa. Hanya menghargai hasil akhir, bukan proses.

    Padahal…
    Dalam hidup ini sebuah proses tak melulu menghasilkan hasil seperti yang diinginkan.

    Mellow piisaan aku kalo uda bahas rasa dan makna beginiii…

  9. Berkumpul bersama teman, berbagi cerita, apalagi di tempat yang nyaman penuh nostalgia seperti Fanaticoffee Surken memang menyenangkan. Aaplagi ditutup dengan sesi “curhat pribadi” di dalam kereta. Semoga apapun yang diceritakan, dengan berbagi bersama mbak Nik bisa diringankan.

    Aku suka kalimat ini “Setiap pertemuan menghadirkan tujuan
    dan setiap tujuan menghadirkan makna.”

    Aku percaya itu sih. Entah berkah atau pelajaran, pertemuan tak ada yang tak bermakna.

  10. Mba Nik, menarik banget tempat ngopinya. Ini langsung aku masukin ke wishlist aku nanti kalau kapan-kapan main ke Surken Bogor juga.. 😀 Nggak tanggung-tanggung pengelola cafenya, beneran satu tempat disulap seperti nuansa tempo dulu, ya..

    Apalagi kalau ngopi di tempat ini bareng teman-teman. Vibes nostalgianya jadi makin berasa… 😀 Seneng, deh, baca tulisan Mba Nik.. Rasanya dalem banget gitu… 🙂

  11. Fanaticoffee Surken ini punya desain interior yang unik dan klasik ya mbak
    Sangat cocok untuk bertemu dan saling bertukar energi kehidupan

  12. Kafenya Vintage style bangettt

    aakkk sukaaa dengam vibes nya.
    enakeuun nih buat ngumpul bareng Bestie

    bebaasss cerita apaaa aja…sambil ngopi dan cemal cemil horee. Mantab jiwaaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Subscribe Newsletter

Daftarkan email kamu, dapatkan update terbaru di email.

Subscription Form

Artikel Terbaru

Tentang Saya

Seedbacklink