Satu cara mencintai waktu dengan perayaan kecil hidup lewat minuman favorite. Hal sederhana sebagai pelunasan hidup atas tekanan yang semakin banyak.
Hanya 24 Jam saja.
Waktu yang sama untuk setiap insan,
tetapi mengapa hasilnya bisa berbeda?
Tentu jawabannya akan beragam, ada yang sudah diberi kesempatan untuk 24 jam sebelumnya, dan banyak hal lain. Buatku yang paling mendasar adalah bagaimana mengatur dan menggunakan waktu itu yang akan menentukan langkah.
Hari ini teduh, aku duduk di satu sudut kafe sambil melihat sekeliling. Tidak seramai sebelumnya, masih ada kursi kosong dan antrian tidak terlalu panjang. Walau demikian, nafas ekonomi sepertinya masih berputar dengan baik di area kafe-kafe yang ada.
Sepertinya juga, kebutuhan insan akan duduk dan bercerita dengan orang-orang terdekat, serta menikmati makanan atau minuman kesukaan, sebagai hal mudah yang dilakukan di musim ini. Perayaan kecil hidup ditengah ketidakpastian dunia.
Aku sendiri juga termasuk diantaranya. Jika biasanya laut sebagai hal utama perayaan hidup, di musim ini cukup dengan menikmati sajian terutama minuman favorite.
Walau sejatinya tidak semua minuman bisa dinikmati sering-sering. Contohnya minuman manis. Tetapi batasan hanyalah batasan jika benturan kebutuhan semakin tinggi.
Dan dalam tulisan ini, aku berbagi bagaimana tekanan hidup semakin tinggi perlu merayakan waktu dengan hal-hal yang disukai, salah satunya minum kesukaan walau itu mungkin melewati batas aturan.
Salalu ada pilihan bukan? Hanya perlu menghitung resikonya. Yang paling utama, bagaimana mempergunakan waktu 24 jam sebaik-baiknya. Dan bisa menyisipkan kesukaan diantara peran yang menuntut.
Baca juga: Menikmati Dirty Latte di Hitam Manis Jogjakarta -Rahasia Lapisan Rasa yang Menyatu

Makna perayaan dalam kehidupan sehari-hari
Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana perayaan kecil hidup bisa dilakukan, mari sejenak mengingat kembali apa itu perayaan. Seperti yang aku kutip dari kompas.id , perayaan merupakan ungkapan rasa syukur dan kegembiraan. Dari sanalah, dalam 24 jam yang kita miliki, ada ruang yang layak diberikan pada diri, untuk hal-hal yang menyenangkan, sebagai bentuk syukur sederhana pada diri sendiri.
Tidak perlu menunggu memiliki sesuatu yang besar atau waktu yang banyak. 24 Jam sehari itu bisa diambil sebagian untuk memberikan kesenangan pada diri. Tentu semua tindakan yang bisa pertanggungjawabkan.
Karena bagaimanapun tubuh jiwa roh dan pikiran, adalah tempat atau harta utama yang perlu di rawat dan diberi senang. Untuk itu mengapa 24 jam yang diberikan perlu mengambilnya sebagian untuk perayaan kecil hidup pada diri sendiri.
Hati gembira adalah obat, semangat dan itu perlu diupayakan dan inilah satu dari sekian makna mengapa perayaan dalam kehidupan sehari-hari dilakukan.
Baca juga: Teh Kopi Coklat – 3 Rasa dengan Kisahnya – Best 2024

Minuman favorit yang terasa terlarang di tengah pola hidup sehat
Bertanggungjawab atas 24 jam dalam sehari adalah tugas utama umat manusia, bagaimana mengaturnya dan diantara itu perayaan kecil hidup perlu untuk disisipkan. Salah satunya perayaan ini adalah ketika diri menikmati makanan atau minuman favorite.
Hanya yang menjadi pemikiran atau yang sering menghambat, adalah ketika pola hidup sehat sudah jadi kebiasaan. Seperti aku, minuman manis hal yang paling dihindari, selain memang tidak terlalu suka tapi itu satu minuman yang membuat tubuh kurang baik dikemudian hari.
Tetapi sayangnya hidup tidak selalu baik-baik saja, ada saja kejutan-kejutan yang membuat diri untuk melewati batas-batas. Sadar itu tidak baik, tetapi yang menjadi benturan adalah ketika kebutuhan mental sedang menyala.
Tubuh sehat itu penting
tetapi mental sehat juga tak kalah penting.
Begitulah, bukan untuk mencari pembenaran tetapi ini sebagai pengingat untuk diri yang seringkali tidak memberi ruang adaptasi atau flexibilitas pada langkah.
Nikmati saja jika memang diperlukan, tidak apa-apa hanya memang perlu diatur kembali supaya tidak berlebihan. Kalaupun terasa perlu berlebih, imbangi dengan hal lainnya.
Contohnya jika butuh minuman manis, perlu olah raga lebih banyak atau imbangi dengan makanan pahit. Memang tidak mudah tapi bagaimana lagi, kehidupan sudah memberi rumusnya bahwa tidak ada yang gratis dalam hidup.
Semua butuh diseimbangkan.
Baca juga: Piccolo Latte dan 3 Kisah Persoalan Kehidupan yang Kehilangan Arah

Mencintai hidup melalui perayaan kecil hidup untuk diri sendiri
Mungkin tidak selalu minuman favorite, bisa juga makanan atau jajanan. Tetapi yang menjadi peta rasa sukacitanya adalah bagaimana yang kadang terasa terlarang, boleh untuk dilakukan dengan satu ketentuan tetap bertanggungjawab.
Hidup memang tidak selalu adil
tetapi diri punya kuasa untuk bisa adil pada diri sendiri.
Karena itu nikmatilah, rayakan waktumu dengan menikmati hal-hal disukai. Tidak selalu dengan besar tetapi perayaan kecil hidup sudah bisa menjadi wujud mencintai kehidupan.
Kalau menikmati minuman manis sebagai perayaan kecil hidup yang belakangan aku lakukan, bagaimana denganmu? Minuman favorite apa yang jadi perayaan atas waktumu? atau mungkin makanan seperti indomie dan hal lainnya. Yuk cerita dikolom komentar.
Jakarta Selatan, Akhir April 2026
Ditulis sambil memikirkan tugas-tugas selanjutnya yang perlu diselesaikan segera.


5 Responses
Kalau saya menyebutnya,Self reward, ga perlu pake hal hal yang sulit, cukup dengan minuman saja saya setuju tuh.
Ketika otak saya merasa udah lelah saya biasanya suka beli minuman suplemen yang dingin sebagai perayaan kecil atas jerih payah tubuh ini ketika sudah melakukan sesuatu, yaaa sebagai perayaan kecil hidup.
mbaaa nikkk…aku kangen..,rasanya dh lama sekali aku gak baca tulisan mba nik ini,,,dan akhirnya hari ini bisa baca lagi…
membaca tulisan yang unik karena perlu pemahaman lebih tapi itu jadi semacam tantangan buatku hehe…
ngomongin soal perayaan kecil tentang makanan dan minuman aku jadi mikir selama ini apa yaa makanan dan minuman favoritku…sepertinya semua aku suka hihihi…
tapi benar sie sekedar perayaan kecil dalam hidup memang bisa jadi booster energi,,jadi aku biasanya ya udah lagi pengen apa hari itu..segelas minuman manis juga cukup jadi pelepas rindu karena kalo dirumah aku memang jarang banget bikin minuman manis seringnya kalo pas diajakin keluar tu pasti baru pesan minuman yg suka2 hihihih
Saya seakan tersadar saat membaca tulisan ini, Mbak Nik. Benar sakali, dalam 24 jam sehari ini, pasti banyak hal-hal kita alami dan jalani. Ada yang menyenangkan ada yang tidak. Ada berhasil, ada yang gagal. Dan pantaslah kita merayakan bersuka cita karena sudah menjalani 24 jam sehari dalam kehidupan kita ya, mbak Nik. Dan saya melupakan hal ini. Ngeluh bae… ngeuh.. bae hahaha.
Kalau saya terkadang saya menghadiahkan diri saya dengan hal yang sederhana. Pas ada tukan siomay lewat dan saya kepengen, maka saya beli. Saya pengin ngemil, saya tinggal ke warung depan rumah saya.
Walaupun skr ini udh nerapin pola hidup sehat, tp akupun masih sesekali cheating minum yg manis kok mba. Ga tiap hari pasti nya. Sesekali aja. Lagipun selagi diimbangi cukup minum air putih, workout tetep rutin 4x seminggu, banyak gerak, kurasa ga ada masalah sih.
Minuman manis, tetap ada guna buat tubuh. Biasanya kalau moodku drop, minum yg manis bisa bikin mood stabil lagi. Ga tiap hari juga mood swing kan 😄
Saya sangat setuju bahwa di balik 24 jam yang terasa menuntut, kita memang perlu memberikan “ruang napas” bagi diri sendiri melalui perayaan kecil seperti menikmati minuman favorit. Terkadang segelas minuman manis memang bukan sekadar soal rasa, melainkan bentuk apresiasi dan cara kita tetap “waras” menghadapi tekanan hidup. Kalau saya pribadi, secangkir kopi hangat selalu sukses jadi bagian yang membuat hari terasa lebih ringan.