Tetap yakin dan percaya bukan berarti menolak kenyataan, melainkan memilih untuk tidak membiarkan kenyataan menentukan arah hidup.
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak dilihat.”
Hi pembaca apa kabarmu, harapanku tentu saja baik dan tetap kuat dengan segala tawaran kehidupan. Walau mungkin hal baik belum ditemui. Sepertinya kejutan hidup masih terus berlanjut.
Adakah yang sadar kalau kehidupan seperti sedang ‘demam’ sakit karena perubahan yang begitu tajam. Peralihan cara hidup manusia yang bertumpu pada yang ada beralih ke teknologi yang begitu pesat.
Alam-pun sebagai kakak tertua bisa jadi sedang pedih karena nadi-nadinya diperkosa dengan keserakahan adik bungsunya yaitu si manusia itu sendiri. Kita, sebagian dari diri yang belum mampu mengendalikan dan sadar kalau terbaik itu adalah harmoni.
Saling mengasihi ciptaan, di mana dalam kontek ini manusia dan alam. Tetapi nyatanya si manusia tersendiri begitu mentuankan logika sehingga menciptakan teknologi yang awalnya sebagai alat mendukung tetapi tanpa sadar semakin ke sini menjadi sesuatu yang mengarah menjadi tuan.
Tentu saja tidak semua seperti itu, masih ada yang mengerti bahwa alat tetaplah alat, namun kenyataannya kehadiran teknologi membuat kehidupan berubah dan dalam perubahan selalu menghadirkan ketidaknyamanan dan ketidakpastian.
Kemudian dengan hal itu, tidak sedikit membuat pribadi-pribadi menjadi rapuh dan kehilangan arah. Maka saat seperti inilah perlunya merawat Iman, akar tetap teguh, yakin dan percaya bahwa hidup selalu baik.
Baca juga: Masih Bertahan? Lihat Bagaimana Hidup Membuktikan Keadilannya – Kilas Balik 2025

Yakin – Menjaga Sikap Hati di Tengah Perubahan
Bicara soal yakin di masa yang katakanlah serba sulit. Pergerakan uang begitu lambat. Para memilik uang sedang menahan dan masih melihat bagaimana arah kedepannya.
Iklim alampun semakin menekan dengan panasnya. Berdampak dalam pergerakan hidup yang secara keadaan sudah menekan ditambah cuaca panas makin terasa berat.
Belum lagi kejutan hidup makin hari makin tidak jelas. Ada saja keputusan regulator makin membuat langkah tidak mudah. Dan ditengah semua itu, menjaga sikap hati tetap yakin tentu tidaklah mudah.
Lalu saat inilah integritas dipertanyakan. Masihkah tetap yakin dan percaya bahwa hidup memang baik.

Marilah sejenak berhenti, pejamkan mata dan bayangkan berada di suatu tempat yang penuh ilalang. Mungkin diri berasa terganggu dengan adanya ilalang. Tetapi coba bayangkan ditengah semua itu hadir mentari pagi yang selalu memberi hal baru dan harapan.
Sama dengan keadaan, ilalang seperti kesulitan walau sehebat apapun mencabut tetapi kembali datang. Begitulah diri, hari bisa jadi berubah, kesulitan silih berganti datang seperti ilalang, tetapi satu hal yang pasti bahwa mentari itu bersinar di pagi memberi harapan.
Yakinlah dengan itu. Itulah sikap yang perlu dijaga. Tetap yakin dan percaya bahwa mentari akan selalu ada memberi kehangatan. Kalaupun mungkin berganti malam, jangan pernah lupakan mentari tidak pergi, ia hanya adil memberi sang malam untuk memainkan perannya.
Baca juga: Berbuah Bersama Ilalang – Tentang Keberhasilan
Mengapa Tetap Percaya Menjadi Keputusan untuk Terus Melangkah?
Lalu bagaimana setelah yakin? mari lanjut melihat lebih luas lagi mengapa tetap yakin dan percaya dan memutuskan terus melangkah. Dua hal yang perlu dirawat terus menerus. Akar kehidupan untuk bisa kuat dalam menjalani kehidupan yang tidak pasti.

Coba lihat gambar di atas. Mungkin saat ini diri sedang berjalan yang tidak tepat. Ada dua jalan yang satunya mengarah ke gelapnya hutan, satu lagi arah yang begitu indah.
Setiap kita pernah melangkah yang tidak tepat karena bisa jadi keputusan yang dilakukan sebelumnya tidak sesuai. Apapun itu, marilah percaya bahwa hidup tetap adil.
Ditengah jalan yang mengarah pada gelap, ada jalan yang mengarah ke baik. Mungkin saja jalan itu belum terlihat, tetapi dengan tetap melangkah tempat yang indah itu akan bisa ditemui.
Melangkahkahlah maka engkau akan mengerti
Melangkah wujud dari sebuah keyakinan dan percaya bahwa hidup adil dan mengarahkan pada yang tepat. Tetap yakin dan percaya bahwa semua terjadi punya tujuan.
Baca Juga: 3 alasan kenapa ngeblog – Melangkahlah engkau akan mengerti
Iman Menjadi Fondasi Yakin dan Percaya dalam Kehidupan
Yakin mentari pagi itu memberi harapan dan melangkah sebuah tindakan akan percaya bahwa hidup menyediakan hal terbaik. Walau kehidupan sekarang sangat menuntut yang nyata. Bermain pada logika. Satu tambah satu sama dengan dua. Hal terlihat pasti. Itulah yang bisa dipercayai.
Sedangkan hidup bermain tidaklah pernah dari satu sisi. Selalu dua. Ada siang ada malam, ada kamu ada aku, ada laut ada daratan dan hal-hal lainnya. Begitu juga ada logika ada hati dan jika ada teknologi perlu ada iman yang berperan penting.
Jika teknologi bermain kemudahan dan kepastian, tidaklah Iman. Kadang terasa sulit. Namun hal yang tidak pasti dan tidak bisa dilihat itulah yang sejatinya memberi makna yang sangat luas.
Bukti dari segala sesuatu yang tidak dilihat
Pondasi atau akarnya TETAP YAKIN DAN PERCAYA. Memiiki Iman sebuah akar dan arah hidup. Mengakui dan percaya bahwa ada pribadi yang mengatur. Pribadi yang MAHA, pencipta kehidupan itu sendiri.
Maka ketika segala sesuatu tidak bisa dipastikan, yang tetap dapat kita pegang adalah keyakinan dan kepercayaan bahwa di balik setiap perjalanan selalu ada makna yang sedang dipersiapkan. Itulah iman.
Bagaimana menurutmu? Yuk beri pendapatmu di kolom komentar.
Jakarta Selatan, Juli 2026
Ditulis bersama harapan dan keyakinan bahwa sinar itu akan datang.





