Langkahku

Liburan Nyepi – Tahun Baru Caka 1939

Liburan Nyepi tahun ini aku pilih untuk pulang ke kampung halaman. Memutuskan kembali menikmati masa-masa masa kecil. Setelah 20 tahun meninggalkan Bali memutuskan mencari nafkah di kota Jakarta pulang kampung tidak sering aku lakukan.

Hal itu bukan berarti aku tidak mencintai desa kelahiranku tapi lebih memanfaatkan cuti untuk mengenal tempat baru , yang memang menjadi kesukaanku untuk lebih mengetahui hal baru.

Menikmati Kampung Halaman dengan jalan kaki di pagi hari.

Seperti yang sudah menjadi komitmen yang pernah aku tulis di membangun kebiasaan baik ditahun ayam hal itu aku lakukan juga saat liburan nyepi kemarin di kampung. Dengan jalan kaki di pagi hari aku kembali mengenang masa-masa kecil dimana saat itu aku sekolah dengan jalan kaki.

Liburan Nyepi

Ditemani hawa yang sejuk dan pemandangan yang indah perjalananku saat itu semakin menyenangkan. Tidak terasa jarak ditempuh lumayan jauh. Semakin kaki melangkah aku semakin menikmati karena lelah itu tidak menghampiri, hal itu membuatku senang karena dengan itu aku semakin senang melatih kaki untuk mendaki Gunung . Travelling yang sudah masuk list di tahun ini.

Mempersiapkan Jamuan & Sesi Foto

Di hari ketiga kawan-kawanku akan menyusul, ikut menikmati liburan nyepi. Seperti biasa ketika aku utarakan ke Ibuku bahwa kawanku akan menyusul beliau dengan senang hati menerima. Senangnya beliau wujudkan dengan menyiapkan jamuan masakan khas dirumahku.

Selain memang permintaanku karena makanan itu hanya bisa aku nikmatin dirumah , aku jadikan salah satu menu untuk jamuan menyambut kedatangan kawan-kawanku.

Yang menarik mempersiapkan jamuan saat itu adalah ketika ponakanku yang usianyaΒ  5 tahun ikutan membantu mempersiapkan jamuan. Aku cukup kaget karena diusianya yang masih belia itu dia sudah bisa mengupas bawang.

Dia dengan senang hati dan sungguh lihai melakukan itu. Aku langsung teringat dengan beberapa anak kawanku di Jakarta jangankan mengupas bawang, makan sendiripun sulit.

liburan nyepi

Buatku menjadi catatan penting dalam liburan nyepi tahun ini. Setelah dicari tahu lebih detail ponakanku ini memang senang ikut didapur melihat dan membantu ibunya dalam beraktifitas didapur. Walau kakakku sudah meminta dia untuk main saja dengan teman-temannya .

Esoknya pagi-pagi sudah datang dan langsung mempersilahkan mereka untuk menikmati masakan Ibuku yang dibantu oleh kakakku serta ponakanku. Sambil menikmati jamuan pagi aku mempersilahkan kawan-kawan untuk memakai pakaikan Bali yang sudah dipersiapkan.

Aku memang sangat senang jika ada kawan main kerumah dan selalu mempersiapkan pakaian khas Bali untuk bisa dipakai dan mengabadikan untuk menjadi kenangan. Kesenanganku adalah ketika melihat mereka terlihat cantik atau ganteng dengan pakai adat Bali.

liburan nyepi

Tidak lupa aku juga mengabadikannya bersama Ibu.

liburan nyepi

Menyelam di Menjangan

Selanjutnya setelah selesai sesi foto dirumahku liburan nyepi dilanjutkan dengan menyelam di Menjangan. Sukacitaku menjadi lengkap karena ada tempat menyelam dekat dengan kampungku.

Dari Rumah ke pulau MenjanganΒ  hanya dengan ditempuh kurang lebih 30 menit dengan mobil. MenyenangkanΒ  lagi aku sudah menemukan kawan baik yang bisa menemani menikmati indahnya laut pulau Menjangan. Namanya Dika. Lengkapnya Dika ini bisa mengabadikan moment bahwa laut dengan Indahnya.

liburan nyepi

Ada kawanku yang sulit sekali diajak turun menikmati laut karena memang sedikit trautam. Aku berusaha dengan semampuku untuk meyakinkan mereka mau turun. Bersama Dika akhirnya aku mampu membuat mereka turun dari kapal.

Dengan kesabaran Dika satu kawanku bisa menikmati indahnya laut Menjangan. Walau kawanku yang satu belum berhasil , aku tetap bersyukur. Semoga dilain kesempatan dia bisa menikmati bagaimana bahwa laut Indonesia itu Indah.

Menginap di dekat alas kedaton

Setelah menikmati bawah lautnya Menjangan kami meluncur ke tempat menginap di perumahan dekat Alas Kedaton. Sempurnanya liburan nyepi kali ini ketika tempat menginap secara gratis. Walau jauh dari kota kami bersyukur menikmati liburan Nyepi dengan biaya cukup ringan.

Rumah yang di design tanpa korden ini awalnya sempat berpikir agak sedikit menghawatirkan tapi ketika menikmatinya, aku merasa bersyukur karena aku bisa menikmati bintang yang begitu Indah, banyak bertaburan di langit. Pengalaman yang tidak bisa aku lupakan. Sungguh Indah.

Tidak bisa mengabadikan bintang yang bertaburan , aku sempatkan jendela yang tidak ada kordennya itu.

liburan nyepi

Paginya disuguhkan dengan mentari pagi yang begitu Indah menjadikan liburan nyepi semakin lengkap.

liburan nyepi

Ubud dan pawai ogoh – ogoh.

Sehari sebelum Nyepi seperti setelah menikmati pagi yang indah kami meluncur ke Ubud. Dengan tergesa-gesa kami berangkat karena mengejar jalan-jalan yang akan ditutup.

Persiapan pawai ogoh-ogoh memang membuat banyak jalan ditutup. Karena itu kami hanya bisa menikmati makan siang di Ubud.

liburan nyepi

Setelah menikmati makan siang kami melaju kembali ke tempat menginap dan bersiap menonton ogoh-ogoh. Walau sebelumnya mendapatkan masalah dengan bingungnya tempat pawai ogoh-ogoh , akhirnya kami tetap bisa menikmati pawai itu.

Enjoy menunggu Sunset La Laguna

Setelah menikmati sepinya di hari Nyepi di penginapan dekat alas kedaton , esoknya kami bersiap-siap kembali ke Jakarta. Terima kasih kami untuk rumah yang menampung selama liburan nyepi tahun ini.

liburan nyepi

Selanjutnya maksud hati untuk mencari oleh-oleh tapi karena tempat mencari oleh-oleh banyak yang tutup, kami memutuskan mencari makan siang di kuta. Setelah itu kami meluncur ketempat yang lagi katanya lagi Ngehit di Bali.

La Laguna nama tempat itu , tempatnya memang asyek dan membikin betah berlama-lama. Apalagi ditemani Indahnya mentari terbenam.

La Laguna

liburan nyepi

Temukan detail tentang La Laguna di tulisan sahabatku.

sunset la laguna

Selesai menikmati Sunset kami meluncur ke Bandara untuk kembali ke Jakarta. Dari kepulangan kali ini entah kenapa membuatku ingin sering-sering pulang. Mungkin ini yang bukti nyata bahwa

Sejauh apapun kaki melangkah pada akhirnya kembali ke rumah

Terakhir aku ucapkan pada adik sepupuku Ari Gunawan yang sudah seringkali menemaniku dan kawan-kawan jika menikmati Bali.

Jika ada yang butuh transport atau kawan yang bisa menemani indahnya Bali silahkan ya dengan adikku ini.

Sampai bertemu di langkahku selanjutnya.

 

 

3 Comments

  1. Inayah 21 April 2017
    • Nik 21 April 2017
  2. Wien 12 Mei 2017

Tinggalkan Jejakmu... Karena itu Sangat Berarti!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: