Langkahku

Solo Traveling Melangkah dalam Pesona Ambon

Solo traveling menjadi hadiah ulang tahun beberapa tahun belakangan ini untuk diriku sendiri.

Tahun langkahku tertuju pada Ambon.

Bukan pilihan utama, tepatnya bukan pilihan karena memang tanpa sengaja pada akhirnya hati terarah ke Ambon.

Memang kenyataannya segala langkah hidupnya berawal dari rasa, seperti apa rasa ini berkehendak seperti itulah terjadi.

Lima hari dalam Ambon – Solo Traveling

Aku memang termasuk salah satu manusia sangat beruntung, hingga waktuku sampai saat ini, kulihat banyak kemudahan terjadi dalam langkahku.

Solo traveling Ambon juga salah satunya, dimana walau dalam sendiriku melangkah kesana bukan berarti aku sendiri menikmati Ambon.

Ada beberapa kawan baru kujumpai dan itu menjadi penyempurna keindahan Ambon dan langkahku.

Dalam lima hari aku bisa menikmati terbilang 90 % Ambon bisa kunikmati. Mereka memperlihatkan pesona Ambon dari berbagi sudut.

04 Januari 2019

Rintik hujan dengan romantismenya menyapaku siang itu saat pertama kali Ambon menyapaku.

Kawan menjemputku dan mengantar cafe coffee legenda.

Sekiranya memang saat ke Ambon tak akan terasa lengkap tanpa menikmati nikmatnya kopi dari Sibu – Sibu Cafe.

Selanjutnya aku diantar ke Hotel Natsepa yang menjadi pilihanku menikmati ulang tahun di 2019.

Bagaimana cerita jejak sukacita langkahku disana , detailnya sudah kutuangan dalam 36 jam tanpa internet, sejenak memberi ruang.


05 Januari 2019

Tepatnya di hari ulang tahunku setelah menikmati kesendirian tanpa internet di hotel, aku di jemput oleh kawan-kawan baruku menuju tempat lain.

Camping, pilihanku dan itu adalah salah satu kado terindah , ada banyak keindahan yang bisa kunikmati disana.

Namun sebelumnya aku menyapa rujak Natsepa, konon katanya tak akan sah jika belum menikmatinya.

Seperti apa cerita jejak sukacitaku saat camping, detailnya akan kusampaikan, terpisah karena di tempat ini buatku menjadi hal terbaik saat solo travelingku.

06 Januari 2019

Selesai camping dengan segala ceritanya, pintu kota menjadi pilihan yang ditawarkan sebelum menuju penginapan selanjutnya




07 Januari 2019

Mengingat hari itu rasanya tak bisa ku ungkapkan bagaimana hari itu cerita jejak sukacita ku traveling solo ke Ambon menjadi goresan yang tak mungkin aku lupakan.

Mulai dari disuguhkan pantai Liang yang indah ditemani kawan-kawan yang suka foto.

Setelah itu kami meluncur menikmati sudut-sudut peninggalan sejarah di Benteng Amsterdam dan gereja tertua disana.

Selanjutnya Air Tejun Ureng, kunikmati jernihnya dengan menyelaminya, tidak hanya itu aku juga lompat beberapa kali dengan riangnya.

Waktu mencubitku dengan kawan-kawan untuk segera kembali karena ini melihat mentari pamit di hari itu.

Benar saja, kami diberi salam terindah oleh mentari ketika dia berpamitan. Senyumnya begitu indah dan hatiku penuh sukacita.

Sebagai penutup malam itu kami menikmati kebersamaan di sebuah restoran yang cukup menyenangkan.

08 Januari 2019

Terbangun cukup siang karena memang agendaku hari itu hanya ingin menikmati kamar dengan pemandangan laut dan kota Ambon.

Hingga siang menyapa waktunya aku harus kembali ke Jakarta, walau berat namun tak ada pilihan lain karena kehidupan ibu kota memanggilku kembali.

Terima Kasih Kawan, Terima kasih Ambon.

Semua hal yang indah ketika pertama kali menikmati Ambon tak akan pernah aku alami jika tidak mengenal kawan-kawan baru yang akan selalu menjadi bagian terindah.

Terima kasih Ella, untuk semua agenda yang sudah diberikan dengan memperkenalkan kawan-kawan lain yang baik hati.

Terima kasih Enal, untuk segala foto candidnya, kehadiranmu menjadi warna indah solo travelingku

Terima kasih Olnes, dengan kebaikan hatimu menyetir mobil saat menemani kami menjelajahi Ambon, kehadiranmu menjadi warna manis dalam langkahku.

Terima kasih pemilik akun Sandalbusu, memberi waktumu memberi arti dan terasa sedikit waktu mengenalmu.

Terima kasih Rian, untuk ambil bagian dalam foto-foto kerenku. Semoga waktu berbaik hati mengijinkan kembali bersama traveling bersamamu.

Terima kasih Tasyar, tak banyak kata untukmu hanya bisa kukatakan semua lakumu menjadi penyempurna pesona Ambon.

Terima kasih untuk semuanya semoga waktu memberi ruang pada kita untuk kembali bisa menikmati pesona Ambon.

All Picture by Ella, Enal, Rian,Tasyar



Tinggalkan Jejakmu... Karena itu Sangat Berarti!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: