Mereka di Sekitar

Melodi Indah 2020 – Melukis Kasih untuk Sahabat

Melodi Indah 2020

Minggu 17 Januari 2021 8.25 pm , Coklat panas dan lilin menemaniku saat ini, ketika akal melangkah mundur di tahun 2020

Hening,
Minggu ini rasanya butuh banyak tenang dan keheningan dalam riuhnya pedih melintas lalu lalang. Kisah tentang pandemi sepertinya sudah membawa penat namun belum bisa jeda, dia hadir terus dan entah kapan akan berhenti.

Dalam hening itu raga menuntut untuk banyak istirahat, bila dikata waktu tidurku minggu ini sangatlah banyak.

Masa ini raga tak banyak berlaku tapi akal ini tak berhenti melangkah, penerimaan kisah para sahabat tentang beban yang dialami mungkin akal atau pikirian ini menjadi lelah.

Namun lelah itu tak mampu berlama tinggal dalam diri, karena ada banyak hal yang indah terdapat dalam perkara-perkara yang terjadi.

Mungkin karena memang sudah melatih diri, untuk selalu melihat hal yang baik disetiap perkara sehingga semuanya menjadi kekuatan.

Tidak hanya melihat hal yang baik , menciptakan perkara baik juga aku latih diri untuk itu , selagi waktu memampukan hal itu selalu diupayakan.

3 hal yang aku upayakan dalam November 2020 itu menjadi melodi indahku.

Ayesha Eshal Kensky Haryono – Melodi Indah 2020

Sejak langkah besarku kedua dalam hidup, waktu memberi hadiah padaku dengan diberi orang-orang terbaik sekeliling.

Kali ini , ditempat kerja saat ini ketika aku ada dalam satu bagian yang membawa pelatihan tentang hening, waktu memperlengkapi dengan orang-orang yang menjadikanku tetap sukacita.

Yenni, salah satu rekan kerja dan adik yang tetap ada dimana ketika waktu-waktu pekerjaan terasa rumit , dia hadir membawa kesukacitaan tersendiri.

Pribadinya yang halus atau luwes membawa pelajaran tersendiri buatku karena aku seseorang boleh dikata kaku. Tanpa ragu dia sering membantuku menjadikan penampilanku semakin baik.

Hal yang tak pernah terlupakan tentangnya adalah ketika disela waktu aku memintanya untuk mempercantik kuku dengan polesan kutek dan tak jarang bibirnya berceloteh ” kakak ini kukunya aku rapiin yak , udah jelek tau “

Detail,
Perhatiannya yang detail dan aku tersentuh dengan itu , sampai kami berbeda bagianpun dia tetap riang membantuku dengan segala kebutuhanku.

Penantian 8 Tahun

Yenni sudah 8 tahun menikah dan tepat di ulang tahun pernikahannya dia dikarunia seorang bayi mungil bernama Ayesha Eshal Kensky Haryono.

Nama Indah diambil dari, Ayesha itu nama Istri Nabi Muhammad Eshal : Bunga yang berwarna putih di surga yang mekarnya setiap 3000 tahun sekali dan wanginya tak tertandingi. Kensky : keturunan dari bahasa Amerika Haryono: Bapaknya nama ayah yang artinya bangsawan jawa

Sebuah nama yang agung dan nilai yang sangat mulia, harapan besar pada putrinya , dimana penantian 8 tahun itu akan membawa kesukacitaan dan kebahagian ditahun-tahun mendatang sesuai nama yang diberikan.

Penantian yang iklas akan selalu membawa berkat tersendiri

28 Maret 2020 tepatnya saat itu masa covid sedang hangatnya, penantian sukacita itu hadir saat keadaan dimana kami diharuskan isolasi.

Sedih,
Bagaimana tidak , aku dan para sahabat dalam tahun-tahun terakhir penantiannya, ada bersamanya dan betapa bahagianya ketika akhirnya dinyatakan hamil dan kami menantikan bahagia itu lahir, dan ketika kabar bahagia itu ada kami tak bisa melihatnya langsung.

Waktu berkata lain, kami harus bersabar akan keadaan dan menerima dengan hanya mampu memberi ucapan selamat dalam video call.

Waktu berjalan , akalku berputar ingin memberi suatu kenangan indah dan menggoreskan melodi indah 2020 , mempersembahkan hal terbaik yang kubisa dalam sukacita ketika menyambut penantian panjang sahabatku itu.

Dengan segala maaf aku memberikan kado kelahiran setelah 8 bulan berlalu tepatnya akhir Oktober 2020, aku lukis kenangan dengan memberikan sebuah pemotretan Eshal .

Nak, tumbuhlah terus dengan sehat dan jadilah seorang yang membawa kebanggaan keluarga dan sekitarmu, buatlah kehidupan menjadi indah dengan adanya dirimu sesuai nama yang telah dihadiahkan padamu, bila nanti waktu menawarkan hal yang kau tak sesuai, ingatlah kau lahir dalam penantian panjang yang sabar , maka bersabarlah dengan kehidupan.

21 November – Lukisan Teh Manis

Setiap tahunnya November menjadi bulan khusus buatku karena di bulan ini ada 3 sahabat rasa saudara berulang tahun, mereka adalah orang -orang pertama yang selalu ada setelah langkah besarku kedua.

21 November dua kakak ketemu gede bersamaan berulang tahun, Kak Yefvie dan Kak Santi dan tahun ini aku belum bisa melukis indah dalam hari jadi kak Santi selain ucapan call karena dia saat ini berada di Biak – Papua.

Aku selalu berharap suatu saat waktu memberi jalan padaku untuk melukis indah hari jadinya.

Kini,
21 November 2020 hatiku bersuka sekali karena dalam rindu yang sudah menumpuk karena walaupun kami berdekatan kota pertemuan cukup sulit karena keterbatasan waktuku.

Dulu, sebelum waktu semakin posesif terhadapku karena keinginan diri untuk masa tua nanti, aku selalu menyempatkan diri untuk berkunjung dan teh hangat adalah kunci dari lukisan indah kami.

Teh hangat dengan kudapan manis sering membawa kisah tersendiri diantara kami, jujur saja aku merasa lengkap dan bahagia ketika bisa minum teh manis yang hangat bersama kakakku ini.

Yefvie, kakak yang berhati lembut bila berdialog dengannya akan selalu menemukan keindahan, tak mesti hal yang serius kami bincangkan, membahas film dan buku dengan segala sudut pandang menjadi hal yang selalu aku rindukan.

Setiap aku ulang tahun dia selalu memberi kado khusus dan paling aku ingat adalah dimana saat itu aku diberi satu kantong kecil yang isinya lipstik, anting dan beberapa barang tuk menjadikan penambilanku lebih baik.

Ada banyak lukisan indah yang dia beri dalam perjalanan hidupku, rumahnya adalah salah satu surga tersendiri, suami dan anak-anaknya juga bagian terbaik dalam hidupku.

Rasanya apapun yang aku beri untuk membalas kebaikannya tak bisa terlunasi. Mereka adalah boleh dibilang malaikat tak bersayap dalam hidupku.

Kak Yef, terima kasih untuk semua hal yang telah kau berikan , kau sudah menabur hal yang baik pada langkahku, aku hanya bisa membalasnya dengan mengupayakan memperluas tali kebaikan itu untuk orang lain.

Syukurku tak terhingga ketika November 2020 itu aku bisa melukis indah waktuku dengan bisa hadir ke rumah itu kembali walau dengan keterbatasannya. Sebuah melodi indah 2020 dan semoga lain hari waktu memberi jalan untuk kami bisa menikmati teh manis dengan segala ceritanya.

28 November – Melodi indah 2020 dalam 50 tahun

Selain Kak Yefvie dan keluarga, keluarga malaikat tak bersayapku adalah Kak Win dan keluarga. Dua keluarga ini adalah surga bumiku. Rumah mereka selalu terbuka untukku.

Kak Wiwin, wanita ceria dengan kecerdasannya dalam memberi kehangatan bagi setiap orang yang ada bersamanya.

Ketulusan dalam dirinya tak bisa ditawar lagi, bila ada yang bertanya padaku, kenapa aku mampu tetap bersukacita dalam segala keberadaan maka jawabannya, kak Wiwin inilah salah satu teladanku.

Bila bercerita tentangnya rasanya satu artikel blogku ini tak cukup menjelaskannya, Kebiasaan yang tak terlupakan dari kak Win dan keluarga adalah ketika mereka mempunya makanan khusus akan selalu menelpon dan meminta aku pulang kerumahnya.

Menjadi tak terlupakan juga bagaimana kak Win ini mengajarkanku tersenyum di foto, mungkin teman-teman yang baru mengenalku tak percaya kalau dulu aku difoto tidak mau pernah tersenyum.

Boleh dikata kak Win ini sungguh sabar mendidikku untuk bersikap manis pada keadaan dan terutama tersenyum.

Dia selalu mengingatkan untuk tersenyum kalau difoto , selain itu dia juga menjadi salah satu orang yang menjadikanku seorang wanita semestinya * .

*Kalau yang tahu aku dulu akan mengerti bagaimana aku perlu didik menjadi wanita

50 Tahun yang Indah

Tepat November lalu kakakku ini berulang tahun ke 50, rasa bahagiaku tak bisa diucapkan karena dalam usia genap yang boleh dikata usia indah itu aku ada.

Aku bisa menjadi bagian syukurnya disaat masa pandemi dan bisa berkumpul dengan segala keterbatasannya. menjadi melodi indah 2020 rasanya lengkap karena dalam upaya syukur kakakku ini aku bisa menjadi bagian dalam persiapannya.

Kak Win, terima kasih sudah menjadi pribadi yang membawa kehidupan disekitarmu, tetaplah bersinar dalam masa-masa akan datang, aku hanya bisa belajar terus mengupayakan dengan memperluas tali kasihmu pada orang lain untuk jadi terima kasihku padamu.

Lukisan Indah

Waktu akan selalu memberi tawaran dan hanya insan itu sendiri tuk menjadikannya sebagai lukisan indah

Begitulah,
Kutipan itu yang mendasariku untuk melukis 2020 dengan menjadikan melodi indah dengan memberi kado sebuah kenangan di masa pandemi.

Tinggalkan Jejakmu... Karena itu Sangat Berarti!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: