My Energy Source

Hujan membangkitkan kenangan Jelajah Batam Bintan Medan.

Bulan ini memang musim hujan dan entah kenapa aku menemukan blog penari Hujan.  Ah Hujan membangkitkan kenangan Jelajah Batam Bintan Medan.

Bulir bulir itu jatuh menghampiri bumi, aku memandangnya tanpa berkedip.

Aku menyukainya…

Terlebih ketika bulir-bulir itu jatuh disaat pertama yang membangkitkan aroma bumi, mmm aroma itu aku menyukainya , saat aku menghirupnya mataku terpejam dan pikiranku melayang apalagi jika ditemani matahari tenggelam , ah suasana seperti itu membuatku tidak mampu untuk tidak berterima kasih pada pencipta. Rasanya tidak alasan bagiku mengatakan untuk tidak bersyukur terlahir di Bumi.

Aku merasa lengkap.

Namun suasana itu tidak sering aku dapatkan , walau jarang tapi sangat melekat dalam pikiran.

Saat itu , kami berhubungan jarak jauh dan Hujan pengingat kami , sempat saat itu  dia berkata

“jika kau melihat hujan ingatlah bahwa aku mengingatmu ,  berharap kau  ada disampingku, namun jarak tidak memungkinkan itu maka ingatlah hal ini”

Eaaaa jadi melo ya, sudahlah itu sudah berlalu. Yang aku ingat saat ini adalah ketika bulir bulir itu jatuh ke Bumi aku mengingat pertualanganku di Batam Bintan dan Medan.

Batam , kota penuh kenangan.

Sejujurnya menulis tempat-tempat kenangan itu membuka kisah lama yang aku putuskan sudah aku tutup. Tapi ini aku tulis untuk menjadi bagian “interior “ rumahku ini. Bagaimanapun hal itu menjadi salah satu bagian  yang indah dalam hidupku.

Ketika berjumpa dengan Batam kesan pertama waktu itu adalah kota yang baru ditata, aku merasa kota itu akan menjadi tempat yang indah, mungkin akan menjadi salah satu tujuan wisata  di Indonesia.

Wisata yang aku jelajahi saat itu adalah Jembatan Balerang. Detail tentang jempatan itu sudah aku ceritakan di jempatan balerang wisata Batam.

Jelajah Batam Bintan Medan

Batam menjadi kota pertemuan kami disaat berhubungan jarak jauh, kota itu menjadi saksi bagaimana kami saling mengenal. Kebetulan disana ada saudaranya , memudahkan kami untuk bisa kembali dan kembali ke kota itu.

Bintan, Keindahanmu tersembunyi.

Pada suatu ketika diakhir tahun saat itu, kami memutuskan ingin menjelajahi Bintan. Konon katanya tempat itu cukup mahal dan menjadi tempat plesiran para juragan Singapura. Tempat menghabiskan sabtu minggunya.

Dengan percaya diri kami melangkah dengan menyebrang dari pulau Batam, sampai di pelabuhan di Bintan kami naik mobil sewaan . Mobil yang kami tumpangi meluncur  ke pinggiran kota dan masuk ke area perhotelan atau resort.

Saat memasuki area itu aku sempat agak khawatir karena kanan kiri jalan yang ada hanya hutan . Tapi ternyata dibalik itu terdapat resort-resort . Kami masuk  tempat itu. Yang tidak pernah aku lupakan saat itu adalah ketika dengan percaya dirinya kami masuk dan menanyakan harga kamar  yang saat itu adalah malam tahun baru.

Tanpa mencari tahu terlebih dulu, tanpa pemesanan terlebih dulu kami datang dengan percaya pasti dapat kamar. Apa yang terjadi ? ha ha ha saat itu adalah malam tahun baru dan resort disana terkenal mahalnya. Saat kami bertanya-tanya hampir semua kamar penuh dan kamar tersisa adalah kamar yang harganya bikin kami jantungan .

Dengan berlagak melihat-melihat suasana disana kami melipir ke pantainya dan saat itu berkata astaga ini tempat keren banget, ah sayang ya tidak bisa menikmati lebih lama karena tidak bisa menginap disana. Tentu tidak lupa mengabadikannya dalam kamera. Setelah itu kami melipir keluar dan meninggalkan tempat itu.

Jelajah Batam Bintan Medan

Malam Tahun baru di Tanjung Pinang.

Masih diantar oleh mobil sewaan , kami meluncur ke Tanjung pinang. Dalam perjalanan kami bertanya-tanya ke sopir yang mengantar kami, hotel mana yang bagus kami tempati. Dia memberikan refrensi dan langsung diantar ke TKP.

Kami memohon pada sopir yang mengantar untuk tidak meninggalkan kami dulu sebelum pasti dapat kamar karena mengingat saat itu malam tahun baru. Syukur kami naikkan saat itu ketika kamar masih tersedia.

Setelah itu kami mengucapkan terima kasih banyak pada Sopir yang mengantar kami atas kebaikan hatinya menemani dan memberikan informasi tempat yang bagus.

Sampai di Hotel kami melepaskan lelah sejenak dan setelah membersihkan diri kami keluar dari hotel menuju alun-alun. Ketika sampai pertengahan kami terbengong-bengong karena suasana saat itu sangat ramai , jalanpun sulit dan padat sekali. Tidak menyangka dikota kecil itu masyarakat disana menyambut tahun baru begitu antusias.

Kami memutuskan tidak jauh melangkah , tinggal dipingiran pantai saja sambil menunggu pergantian tahun. Kami menikmati malam dengan gemerlapnya malam tahun baru di tepi laut.

Esok paginya kami jalan-jalan dengan melangkah menikmati pagi di tepi laut. Sempat ingin menyebrang ke pulau penyengat. Tapi entah kenapa waktu itu kami mengurungkan niat. Hanya menikmati tempati itu sambil mengabadikan dalam kamera.

Jelajah Batam Bintan Medan

Jalan kaki menuju Danau Toba – Medan.

Kenangan dengan Medan yang tidak terlupakan ketika aku bertemu dengan Danau Toba.  Bersama sahabat yang ada di Medan kami memutuskan menghabiskan liburan di Danau Toba. Dari kota Medan kami naik kendaraan umum yaitu Bis kota.

Saat masuk ke Bis awalnya kami tidak dapat duduk dan aku berdiri sambil berdesakan, sahabatku tersenyum-senyum dengan keadaanku saat itu, teringat sekali waktu itu dia berkata” biarin si Nik ngerasain susah-susah berkelana di Medan “ ha ha ha aku sendiri seh santai apalagi waktu itu sifat tomboyku masih kuat ( ngerasa sekarang udah berubah sedikit feminine ha ha ha ).

Namun memang aku ini orangnya cukup sering mendapatkan kemudahan dalam segala hal, ketika sedikit lelah berdiri , ada penumpang yang duduk turun dan aku langsung duduk, ah memang menyenangkan ketika apa yang dibutuhkan itu hadir tepat waktu.

Walau bis cukup padat kami tetap menikmati dengan sukacita , kami bersenda gurau. Saat asyiknya menikmati  canda tiba-tiba bis berhenti cukup lama dan ketika dilihat keluar macetnya panjang. Karena sudah mulai bosan berlama-lama didalam bis kami mencari tahu penyebab kemacetan itu.

Informasi didapat kalau kemacetan itu dikarenakan ada tanah longsor yang menutupi jalan  dan belum tahu sampai kapan kondisi itu akan membaik. Baiklah dengan diskusi cukup singkat kami memutuskan jalan kaki menuju Danau toba walau kami tahu dengan jalan kaki dibutuhkan waktu cukup lama.

Kami memang terbiasa jalan kaki dan menikmati kebersamaan itu dengan sukacita. Keuntungan jalan kaki adalah ketika kami bisa menikmati pemandangan Danau toba dari atas dengan berdiri lebih lama. Melihat sekeliling dari atas terpikir saat itu, Indonesia ini sungguh luar biasa.

Waktu itu aku belum menjelajahi Wakatobi, Takabonerate ataupun Raja Ampat tapi aku sudah berpikir Indonesia itu sungguh indah. Danau Toba adalah salah satu tempat yang membuat aku berterima kasih sudah terlahir di Indonesia.

Dengan Sukacita kami menikmati Danau Toba namun ketika malam menjemput sukacitanya berubah menjadi beku. Brrrrrrhhh malam di Danau toba begitu dingin dan kami bukan penikmat Dingin . Kami semua penikmat matahari karena itu laut menjadi pilihan terbaik kami saat berkelana.

Kenangan itu menjadi bagian yang baik untuk diingat.

Batam, Bintan dan Medan memang kota yang penuh kenangan bersama orang yang sangat khusus di dalam hidupku . Dan ketika aku memutuskan meninggalkannya bukan berarti aku harus mengubur kenangan itu .

Karena kenangan bersamanya adalah kenangan baik yang kami ciptakan dan menjadi pembelajaran disetiap momentnya. Jika merasa sedih atau sakit saat mengenangnya berarti kami egois. Jika kami egois berarti kami menyia-nyiakan pembelajaran tentang Iklas.

Dan Hujan itu semakin deras menemaniku….dan berkata.. kenanglah dan bawa itu sebagai tambahan energi untuk kamu melangkah..

Dan akupun menjawab..

Baik dan terima kasih.

 

10 Comments

  1. Gara 16 Februari 2017
    • Nik 16 Februari 2017
      • Gara 17 Februari 2017
        • Nik 18 Februari 2017
  2. Wien 16 Februari 2017
    • Nik 16 Februari 2017
  3. Inayah 17 Februari 2017
    • Nik 17 Februari 2017
  4. monda 24 Februari 2017
    • Nik 24 Februari 2017

Tinggalkan Jejakmu... Karena itu Sangat Berarti!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: